Buat wanita yang sudah dewasa, Jangan lagi memakai bedak bayi ya sis karena bisa membahayakan dirimu. Yuk simak apa saja bahanya?


Ada 5 bahaya bedak bayi yang perlu diketahui orang dewasa :

1. Memicu kanker ovarium
Bahaya bedak bayi untuk orang dewasa paling banyak terjadi karena cenderung memakai bedak bayi secara berlebihan disekitar kemaluan yang awalnya untuk tujuan agar kulit tetap kering justru dapat memicu pertumbuhan sel abnormal dan menyebabkan kanker ovarium. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika menggunakan bedak bayi dalam jangka panjang.

2. Radang paru paru
Pemakaian bedak bayi yang tanpa sengaja terhirup oleh mulut atau saluran pernafasan. Penumpukan partikel halus bedak pada jaringan paru paru yang menyebabkan peradangan paru. Peradangan paru par u disinyalir cukup sering terjadi sebagai reaksi bahaya bedak bayi untuk orang dewasa.
.
3. Gatal dan iritasi
Orang dewasa cenderung tidak cocok jika menggunakan bedak bayi untuk aktivitas sehari hari karena memicu munculnya gatal dan iritasi. Keadaan itu lebih terpicu karena kondisi minyak alami yang ada pada permukaan kulit yang tidak bisa beradaptasi dengan bahan dasar talk pada bedak bayi.

4. Gangguan pernafasan (sesak nafas dan batuk)
Bahaya bedak bayi untuk orang dewasa yaitu ketika seseorang menggunakan bedak bayi sebagai bedak wajah sehari hari karena memungkinkan partikel halus dari bedak dapat masuk pada hidung dan rongga mulut lalu menghambat saluran pernafasan akibat oksigen yang kita hirup telah terkontiminasi dengan butiran bedak yang sedang terurai di udara. Gangguan pernafasan yang terjadi berupa sesak nafas. Tersedak dan batuk batuk.

5. Alergi kulit (Bengkak dan kemerahan)
Bahaya bedak bayi untuk orang dewasa juga dapat terjadi karena 0rang dewasa memiliki tipikal kulit yang alergi pada bahan dasar talk yang ada pada bedak bayi itu sendiri yang efeknya seseorang dapat mengalami perubahan permukaan kulitnya beberapa jam setelah memakai bedak bayi yaitu berupa pembengkakan yang di ikuti dengan ruam ruam kemerahan.
Load disqus comments

0 comments