Supaya vagina wangi dan segar, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.


.
1. Jaga vagina tetap kering.
Lingkungan yang terlalu lembap akan jadi sarang bagi berbagai jenis bakteri penyebab penyakit. Selain itu, berhati-hatilah saat Anda membasuh vagina setelah buang air kecil. Siram dengan air dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Arah ini mampu mencegah bakteri jahat pindah ke vagina dan menyebabkan bau tak sedap.
.
Pastikan Anda juga rutin mengganti pembalut atau pantyliner, paling tidak setiap empat jam sekali.
.
2. Jaga pola makan yang sehat dan seimbang.
Perbanyak makan buah-buahan, sayuran hijau, dan produk probiotik seperti yogurt. Makanan-makanan tersebut mampu mencegah pertumbuhan bakteri jahat serta bisa membuat vagina wangi dan segar alami. Sebaliknya, makanan dengan bau yang menyengat seperti bawang putih bisa membuat vagina Anda berbau tak sedap.
.
3. Cuci vagina dengan cara yang benar.
Untuk mencuci vagina dengan benar. Anda hanya membutuhkan air hangat (suam-suam kuku). Anda juga bisa menggunakan pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine. Bersihkan hanya bagian luar vagina saja. Setelah itu, keringkan dengan cara menepuk-nepuk pelan daerah vagina, jangan digosok.
.
Jangan lupa untuk memakai celana dalam yang cukup sejuk dan menyerap keringat. Segera ganti kalau pakaian dalam sudah terlalu lembap karena keringat atau cairan vagina berlebihan.
.
4. Hindari hal-hal berikut yang sebenarnya justru bisa membuat vagina berbau amis.
Ingat, vagina normal wanginya memang khas, yaitu sedikit asam. Anda tak perlu menggunakan macam-macam produk supaya vagina wangi seperti bunga atau buah-buahan. Pasalnya, vagina Anda adalah area sensitif yang tidak tahan dengan bahan-bahan kimia asing.
.
Cara-cara di bawah ini sangat tidak dianjurkan dan bisa menyebabkan infeksi bakteri, jamur, atau ragi yang bisa membuat vagina justru berbau busuk atau anyir.
>Mencuci bagian dalam vagina (douching vagina, ratus, atau gurah vagina)
>Menyemprotkan parfum ke area selangkangan atau vagina
>Menaburkan bedak di sekitar vagina
.
Semoga bermanfaat.
Load disqus comments

0 comments